Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai di Hutan Desa Karangan Dalam

KARANGAN DALAM/23-24/11/2024
Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), PT. KNC, KPHP Bengalon, LPHD
Melalui Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Selaku Pemegang Ijin IPPKH, PT. KNC/Kalimantan Nusantara Coal.
LPHD/Lembaga Pengelola Hutan Desa Karangan Dalam berupaya mengembalikan keseimbangan ekosistem DAS dengan fokus pada penanaman vegetasi asli, pengendalian erosi, dan pemulihan habitat. Program ini dirancang sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan terhadap ekosistem DAS akibat aktivitas manusia, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan.
KPHP Bengalon Sebagai wilayah Perhutanan Sosial yang memiliki peran penting di desa karangan dalam kecamatan karangan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air dan ekosistem lokal, rehabilitasi DAS di kawasan ini menjadi prioritas. Pemantauan kegiatan dilakukan secara sistematis untuk menjamin efektivitas rehabilitasi, mengenali potensi masalah, serta mengevaluasi dampak ekologis yang dihasilkan. Dengan pendekatan berbasis data dan keterlibatan masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) PT. KNC di Hutan Desa Karangan Dalam bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekologis hutan dan memperbaiki kualitas lingkungan di wilayah tersebut. Program ini menitikberatkan pada penanaman kembali pohon-pohon lokal, pengendalian aliran air, serta pengurangan erosi yang dapat merusak ekosistem hutan dan mencemari sumber daya air.
Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat, dengan aliran sungai yang bersih dan hutan yang mampu menyerap karbon serta menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat Desa Karangan Dalam melalui partisipasi aktif dalam setiap tahapan rehabilitasi, dari perencanaan hingga pemeliharaan selanjutnya.
Tujuan Program:
- Meningkatkan kondisi ekosistem hutan dan DAS di Desa Karangan Dalam.
- Mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan longsor.
- Menjaga kualitas air dan mencegah pencemaran sumber daya air.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.
Manfaat Program:
- Pemulihan fungsi hutan sebagai penyangga lingkungan.
- Peningkatan ketersediaan air bersih dan pengendalian erosi.
- Pelestarian keanekaragaman hayati lokal.
- Penguatan ketahanan masyarakat karangan dalam melalui kegiatan lingkungan berkelanjutan yang dapat membuka peluang ekonomi.
Lembaga Pengelola Hutan Desa/LPHD Karangan Dalam Bermartabat
Kegiatan Pemantauan
- Memastikan pelaksanaan program rehabilitasi sesuai rencana.
- Mengevaluasi tingkat keberhasilan penanaman dan pertumbuhan vegetasi.
- Mengidentifikasi potensi ancaman seperti erosi, alih fungsi lahan, atau keberadaan spesies invasif.
- Memberikan rekomendasi untuk perbaikan program rehabilitasi di masa mendatang.
Survei Lapangan
Ketua Tim Expedisi (SUMARDI), Ketua Tim Pemantauan Beruang Madu (MUHIDIN, S.Hut) Bersama anggota Mengamati langsung area rehabilitasi untuk menilai kondisi fisik tanah, pertumbuhan tanaman, dan dampak rehabilitasi pada ekosistem.yang sudah dilaksanakan oleh Tim 1 (ANDI SUHANDI) dan Tim 2 ( RUSDIANSYAH) dilokasi Hutan Desa
Pengukuran Parameter Lingkungan:
- Kualitas tanah: tingkat erosi, struktur tanah, dan kandungan bahan organik.
- Kualitas air: pH, kejernihan, dan keberadaan nutrisi dalam badan air sekitar.
- Vegetasi: tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan tanaman, dan keragaman spesies.
Pemerintah Desa/LPHD & Partisipasi Masyarakat
(KHAIRUL MUGNI/Sekretaris Desa/EFENDI Ketua LPHD Karangan Dalam Bermartabat). Melibatkan masyarakat karangan dalam untuk mendapatkan informasi terkait perubahan yang dirasakan dan kontribusi dalam program rehabilitasi.
Dokumentasi
Penggunaan Drone, smart patrol, avenza, foto, video, dan peta untuk mencatat perubahan kondisi area DAS dari waktu ke waktu.(specialist OCCA/ANDHYS)
Pelaksanaan Pemantauan
- Persiapan:
- Menentukan lokasi pemantauan berdasarkan zona prioritas.
- Menyusun jadwal kunjungan lapangan.
- Mempersiapkan peralatan dan tim pemantau.
- Pelaksanaan Pemantauan:
- Melakukan pengumpulan data di lapangan sesuai metode yang telah dirancang.
- Melibatkan masyarakat untuk mendukung kegiatan pemantauan.
- Analisis Data:
- Menganalisis hasil pengukuran dan observasi untuk mengidentifikasi pola atau masalah yang muncul.
- Pelaporan:
- Menyusun laporan pemantauan yang mencakup temuan, analisis, dan rekomendasi.
- Menyampaikan laporan kepada pihak terkait, seperti pemerintah desa, LPHD Karangan Dalam Bermartabat, atau mitra program.
Capaian Kegiatan
- Data yang akurat tentang keberhasilan rehabilitasi DAS, termasuk tingkat pertumbuhan vegetasi dan pemulihan ekosistem.
- Identifikasi kendala yang memengaruhi keberhasilan program.
- Rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program rehabilitasi di Hutan Desa.
- Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi dan pengelolaan DAS secara berkelanjutan.
Pemantauan Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Selaku Pemegang Ijin IPPKH PT. KNC merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program rehabilitasi. Dengan pendekatan yang terencana dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat karangan dalam dan sekitar.
Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Hutan Desa Karangan Dalam
Melalui Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), upaya pemulihan dan pengelolaan hutan di Desa Karangan Dalam telah menunjukkan potensi besar dalam memperbaiki kondisi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini tidak hanya fokus pada rehabilitasi kawasan hutan yang terdegradasi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan memelihara lingkungan sekitar. Dengan langkah-langkah penanaman pohon, pengendalian erosi, dan pengelolaan aliran air, diharapkan aliran sungai akan menjadi lebih stabil, kualitas air meningkat, dan risiko bencana alam seperti banjir dapat berkurang.
Keberhasilan Kegiatan ini akan menciptakan ekosistem yang lebih seimbang dan meningkatkan daya dukung lingkungan, serta membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karangan Dalam. Program Rehabilitasi DAS berpotensi menjadi model yang dapat diadopsi oleh wilayah lain dalam rangka pengelolaan lingkungan secara holistik dan berkelanjutan. Dengan dukungan dan komitmen berkelanjutan dapat meraih manfaat jangka panjang yang meliputi pelestarian alam, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta keberlanjutan ekosistem yang memberikan manfaat bagi warga masyarakat pinggiran kawasan hutan desa.(writer/village secretary/khairul mugni).



0 Komentar